Wahai Ayah..
Engkau adalah panutan bagiku
Engkau adalah inspirasi bagiku
Engkau adalah idola bagiku..
Engkau adalah pahlawan bagiku..
Wahai ayah..
Segenap salam dan rindu Aku lantunkan dalam dukaku..
Butir airmata tak dapat ku bendung tuk terjatuh
Kukirimkan cintaku dalam lantunan doa
Semoga Allah selalu mencintaimu lebih dari Aku mencintaimu
Wahai ayah..
Kasih sayangmu teramat besar padaku
Belum sempat Aku membalas semua itu
Belum sempat Aku buktikan baktiku padamu
Engkau telah dipanggil untuk menghadap Ilahi...
Wahai Ayah..
Engkau adalah pejuang sejati..
Tak pernah lelah untuk berusaha bahagiakan keluargamu
Tak perduli panas dan dingin yang Kau hadapi
Engkau tetap berjuang demi Kami, keluargamu...
Wahai Ayah..
Tak ada kata yang mampu melukiskan besarnya cintamu
Tak ada cinta yang tulus seperti cintamu
Kami semua rindu akan hadirmu..
kami semua rindu akan suara dan tawamu..
Wahai Ayah..
Jangan Kau risaukan kami yang Kau tinggalkan
Kau bisa andalkan Aku untuk menjaga semuanya
Kami semua akan selalu menjaga satu sama lain
Beristirahatlah dalam damai dan tersenyumlah disana untuk kami..
Wahai ayah..
Tak pernah berhenti kami melantunkan doa untukmu
Agar Kau ditempatkan bersama para mujahidin dan Sahabat sahabat Nabi
Agar surga selalu jadi tempatmu beristirahat
Tempatmu tinggal dalam keabadian ...
Wahai Ayah..
Aku bangga menjadi putramu..
Oleh : Arzhi_uchiha
E-Book Download
My Blog List
-
SPECTRE10 tahun yang lalu
-
SUSUNAN KEPENGURUSAN HIMSAC BANDAR LAMPUNG PERIODE 2011-201214 tahun yang lalu
Pengikut
Ayah
Pejantan Tangguh
Kamu terlahir seperti dewa. Memiliki tangan yang kuat. Tapi hatimu selembut sutera. Senyummu hangat seperti matahari. Jiwamu seperti seorang ksatria. Akhirnya, sedikit demi sedikit kamu dapat menaklukkan dunia, bukan ? Maka janganlah menyerah. Apa hebatnya dunia, jika tanpa dirimu ?
Dia lelaki yang tampan. Sepasang matanya teduh dan bulu matanya lentik. Kulitnya kuning bersih. Dadanya bidang. Rambutnya hitam ikal pendek. Yang satu lagi berambut lurus. Suaranya seperti seorang ksatria. Jiwanya kuat dalam mengarungi hidup. Namun hatinya selembut sutera. Bicaranya santun dan senyumnya seperti matahari yang bersinar hangat. Sungguh, dia bukanlah seorang lelaki biasa.
Aku menyebutnya pejantan tangguh. Karena dia adalah seorang lelaki yang bertanggung jawab dan sangat menghormati para wanita. Dia tidak pernah mengecewakan bundanya. Bahkan ayahnya saja menangis dan memohon maaf padanya, karena dialah yang menggantikan posisi ayah menjadi kepala keluarga, meski usianya masih belia.
Mungkin lelaki itu, terlahir seperti dewa. Dia memiliki tangan yang kuat. Tenaga seperti Hercules dan otak yang tajam. Meski tadinya lelaki itu adalah adik kesayangan para kakak perempuannya yang manja. Kini dia telah tumbuh besar, malah melebihi para kakaknya yang semuanya perempuan. Karena suatu krisis dalam Klan keluarga kami dan kemudian ayah jatuh sakit sampai akhirnya ayah meninggal. Kemudian adikku yang selalu kulindungi tidak lagi nakal dan bolos sekolah. Sekarang dia harus bekerja di ibu kota sambil melanjutkan pendidikan hingga mendapat gelar Sarjana dengan biaya sendiri. Kemudian harus menjadi salah satu tulang punggung keluarga lagi. Turut membantu membiayai adik-adiknya yang masih kecil. Adikku, pangeranku, dia adalah seorang Pejantan tangguh !
Entah dari mana datangnya kekuatan itu. Yang pasti bagai tersambar petir dan memiliki jurus rahasia dunia persilatan. Atau seperti mendapatkan pedang sakti legendaris. Adikku dapat bertahan hidup di dunia yang kejam ini. Sedikit demi sedikit akhirnya dia dapat menaklukkan dunia.
Semangatnya untuk menjadi seorang pendekar seperti semangat dewa. Belum tentu orang lain dapat setegar dirinya. Dan bisa seberhasil dirinya. Entah bagaimana orangtuaku mendidiknya, aku sangat bangga. Ternyata para lelaki di keluarga kami adalah para petarung hebat dan sudah terbukti kualitasnya.
Karena hidup dan tinggal di keluargaku, tidak bisa selalu mengharap keajaiban dan hujan emas akan turun. Tapi segalanya diraih dengan semangat yang tinggi dan kerja keras. Di keluargaku, semuanya adalah para petarung. Baik laki-laki maupun perempuan. Karena hidup ini tidak bisa bergantung pada orang lain. Hidup ini harus berdiri di kaki sendiri. Karena itulah sifat para pejantan bukan pecundang.
Adik lelakiku jarang pulang ke rumah. Dia sibuk berjuang di medan tempur. Membuat bundanya merasa khawatir saja. Para kakaknya menjadi cemas. Sang ayah selalu menunggu kini telah tiada. Tapi kami semua percaya padanya. Kami menitipkan doa untuknya.
”Ya Allah... lindungilah permata hati kami. Para ksatria kami yang sedang berjuang untuk keluarganya dan orang-orang yang dicintainya. Lapangkanlah dadanya. Mudahkanlah urusannya. Jagalah kesehatannya."
Seandainya kakak di sini bisa mengirim ibu peri atau malaikat yang menjaga kakak, untuk menjagamu saja. Kakak akan merasa lebih tenang. Karena kamu jauh dari kami.
”Ya Allah..., jagalah mereka, mudahkanlah urusannya, lapangkanlah dadanya”
”Wahai Para Malaikat..., jagalah mereka dari gangguan Iblis yang jahat”
”Wahai Bintang-bintang...., jagalah mereka di setiap tidurnya agar tidak bermimpi buruk”
Akhirnya, semoga kelak mereka bisa mendapatkan bidadari-bidadari yang cantik. Para bidadari yang pantas untuk mendampingi para pejantan tangguh.
**( Untuk yang sedang berjuang di Ibu kota dan Bandar Lampung. Percayalah, kalian sangat berharga! Manusia yg berharga adalah manusia yg memiliki nilai ).
oleh : Ratu Nijmah
Mengenai Saya
- TBM RaTubagus
- Serang, Banten, Indonesia
- TBM RaTubagus merupakan sebuah taman baca masyarakat yang berada di kota Serang-Banten. awal mula TBM ini terbentuk adalah berdasarkan besarnya minat membaca yang dimiliki oleh keluarga Tb. Oman. yang mana pada akhirnya tercetus sebuah pemikiran untuk membuka sebuah perpustakaan. hal ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan paxda masyarakat sekitar yang minim dalam hal minat membaca. padahal membaca merupakan sesuatu yang amat besar manfaatnya. berhubung koleksi buku yang dimiliki cukup memadai untuk memulai membuka sebuah perpustakaan,maka niat itu pun di laksanakan. pada awalnya semua buku yang ada di perpustakaan yang di bangun tersebut adalah asli milik peribadi. namun seiring berkembangnya perpustakaan tersebut tercetuslah ide untuk menjadikan perpustakaan itu sebagai sebuah taman baca masyarakat. yang mana nantinya akan lebih memudahkan untuk menambah jumlah koleksi buku yang ada karena pemerintah akan turut berpartisipasi aktif dalam membantu membangun taman baca tersebut. maka di bentuklah perpustakaan kecil tersebut menjadi Taman Baca Masyaratka RaTu bagus.


